Kekuatan Tersembunyi itu Bernama Ukhuwah

© Iranti Mantasari

Beberapa tahun yang lalu, jarang terlihat suasana yang tampak seperti di foto-foto ini. Gema persatuan rasanya saat itu sedang mulai ditanam dulu benihnya.

Dipupuk dengan dakwah. Dipupuk dengan mahabbah pada Rabb yang satu. Dipupuk dengan kerinduan yang sama akan kebangkitan umat.

Bila kita melihat sedikit saja fenomena yang terjadi pada kaum muslimin hari ini, tak perlu lah banyak-banyak, sebetulnya akan kita dapati bahwa ada narasi-narasi untuk memecah belah, memerbesar jurang perbedaan yang sejatinya adalah hal yang alami ada pada tubuh umat.

Buktinya? Sudah terlalu banyak bukti yang disodorkan dan dipertontonkan di media hari ini. Tak kalah juga, kaum kafir Barat menyokong upaya tersebut dengan melahirkan dokumen-dokumen untuk memisahkan apa yang sejatinya satu.

Teringat sebuah event beberapa waktu lalu yang bertajuk, “Lelah Berpisah, Mari Berjamaah”. Agaknya tajuk acara itu mewakili perasaan siapapun manusia yang dalam dadanya terdapat iman pada Rabbul ‘alamin. Tidakkah kita lelah akan perpisahan yang kian menggerogoti tubuh umat Muhammad ini? Dan tidakkah kita rindu untuk kembali bersatu dalam satu jamaah?

Coba kumpulkan asa, militer, semangat kaum Muslimin yang hari ini terserak di puluhan negeri, tentu akan mampu menggetarkan musuh Allah. Tapi, kekuatan tersembunyi yang bernama ukhuwah itulah yang belum sepenuhnya tampak pada kita. Padahal dengan kekuatan ini, yang jauh akan bisa menjadi dekat, yang terpisah akan bisa bersatu, yang berseteru akan bisa bersaudara.

Di foto ini, para guru, habib, dan asatidz umat tertawa dan bahagia bersama di balik perbedaan yang pasti selalu ada di antara mereka. Tapi mereka ini sedang berusaha menunjukkan kepada kita, bahwa perbedaan apapun itu takkan ada artinya selama ukhuwah Islamiyah sudah kita junjung bersama.

Bersatulah umat. Bersatulah.

Tinggalkan perkara latar belakang yang berbeda, tanah kelahiran yang berjauhan, hingga paras wajah yang tak sama, karena kita punya satu hal yang sama, yaitu aqidah Islam diturunkan oleh Zat yang Maha Mulia, kepada manusia paling mulia di muka bumi ini, yang dengannya kita semua sudah menjadi saudara.

Baarakallahu fii kum:
Ustadz Abdul Somad
Ustadz Felix Siauw
Ustadz Oemar Mita
Ustadz Hanan Attaki
Ustadz Salim A. Fillah
Ustadz Luqmanul Hakim
Habib bin Anies

Semoga Allah senantiasa melindungi antum, langkah dakwah, serta keikhlasan dan kemurnian niat antum semua. Semoga Allah menjadikan antum sebagai wasilah agar terwujudnya persatuan umat Muhammad ini.
Aamiin aamiin aamiin yaa Mujib.

Sumber gambar: akun instagram para guru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: