Refleksi

Untuk perkara dunia, lihatlah ke bawah, agar kau merasa cukup. Untuk perkara akhirat, lihatlah ke atas, agar kau merasa haus dan iri dengan mereka yg amalnya lebih baik..

Entah kenapa saya semalam tiba-tiba termenung, memikirkan betapa sistemnya Allah itu hebat sekali.

Bukan, ini bukan bicara yg berat. Tapi hal yg selama ini pasti kita hadapi, hanya saja luput dari inderawi kita.

Sistem Allah yg hebat yg saya maksud di sini adalah sistem perhitunganNya.

Manusia alaminya akan sangat meyakini sesuatu yg bisa diindera secara langsung. Iya apa iya?

Jumlah followers, menandakan banyaknya orang yg mengikuti.
Jumlah likes, menandakan banyaknya orang yg menyukai.
Jumlah viewers, menandakan banyaknya orang yg melihat.
Jumlah usia, menandakan tua atau tidaknya seseorang.
Total IPK, menandakan kemampuannya secara akademik.
Banyaknya digit di rekening, menandakan tabungannya yang banyak.

Dan tentu masih banyak contoh lain yang menunjukkan betapa manusia itu terpaku pada yg zhahir saja.

Tapi tidak dengan sistem perhitungan Allah.

Jika Allah menerapkan yg demikian, mungkin akan ada masanya manusia berhenti beramal, karena sudah merasa cukup, karena dia bisa melihat perbuatannya.

Faktanya, Allah tidak menghendaki yg demikian. Allah biarkan kita tidak tahu jumlah amal yg kita perbuat selama di dunia sebanyak apa. Allah membiarkan kita jg tidak tahu, mana amalan yg diterima dan mana yg tidak.

Karena satu yg Allah mau, Ia hanya mau kita terus beramal. Beramal yg shahih dan shalih. Tanpa lelah. Tanpa batas.

Kita mungkin bisa menghitung berapa uang yg kita dermakan. Berapa rakaat shalat yg kita tegakkan. Berapa lembar Alquran yg kita baca.

Tapi kita tidak tahu, yg mana yg terhitung oleh Allah.

Sebuah sistem yg hebat. Sistem yg tak human-sentris, tapi Allah-sentris. Sistem yg hanya meminta kita terus bercermin dan merefleksikan diri, apakah pantas diri ini mencicipi surgaNya nanti.

“Untuk perkara dunia, lihatlah ke bawah, agar kau merasa cukup. Untuk perkara akhirat, lihatlah ke atas, agar kau merasa haus dan iri dengan mereka yg amalnya lebih baik”

Salemba,
030719 22.30 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: