Be Wise Dalam Sharing-Menyaring

Coba nih yang sering share atau publish berita dan informasi yang isinya begitu emosional tapi kebanyakan sumbernya kurang jelas dan minim analisisnya dikurangin dikiiit gitu lho. Kalau ada berita atau informasi seperti ini, jadikan maklumat cukup tau dulu aja, sembari cari referensi lainnya.

Islam kan sudah ajarkan bagaimana adab dan cara dalam ‘menyikapi’ berita atau informasi, ada yang namanya tabayyun. Jangan langsung share/upload ke netizen lainnya hal-hal yang meskipun sejalan dengan pemikiran dan ’emosi’ kita, tapi itu asalnya ternyata dari buzzer ghaib bayaran.

Apalagi hal yang viral, itu sangat gampang untuk memelatuk jempol kita untuk klik tombol share, just because people are sharing the same thing as well. Hal yang viral itu polanya biasanya muncul di timeline socmed-socmed kita. Di explore instagram muncul berkali-kali, di news feed facebook ada yang dishare/dikomentari ribuan kali, di twitter bisa sampai jadi trending topic atau related search. TAPI, itu semua jangan sampai buat kita juga langsung ikut share tanpa tau itu benar atau tidak.

Counter-lah berita atau informasi negatif dengan kebenaran berbasis ideologi Islam. Jika mereka menghendaki kita mengonsumsi informasi yang tidak valid, maka lawan mereka dengan narasi atau opini pelemah mereka.

Kebenaran itu pasti menang kok, no worry, asal orang-orang yang benar mau dan siap menyuarakan kebenaran itu dan dengan cara yang benar pula.

Usahakan jangan stuck di satu sumber saja. Untuk hal sharing-menyaring, bisalah dipakai prinsip dalam mengerjakan tugas akhir. Referensinya banyak, bukan cuma 1 buku, 1 website, 1 narasumber. Syukur dari sumber-sumber itu memang sudah jelas validitasnya bagaimana, lha ini masalahnya dunia maya, yang orang yang nge-share aja mostly kita tak tau backgroundnya.

Be wise, people. Something viral, doesn’t always mean it is true.

So, kalau ada informasi baru, cari informasi pelengkap lainnya dulu. Pastikan kebenarannya dan kita bisa pertanggungjawabkan. Jika memang perlu counter dari kita atas suatu informasi negatif, maka lawanlah dengan narasi/opini ideologis meski hanya berupa caption singkat. Jangan langsung klik ‘share now’ dan ditinggalkan begitu saja.

Bukan, ini bukan marah, karena ngetiknya pun sambil senyum-senyum simpul gitu kok
Cuma mau mengajak kita semua untuk lebih hati-hati lagi dalam share berita di era digital yang cukup edan ini.

Salam Sharing-Menyaring Ideologis!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: